Terik kuning menyengat
Ku angkat lengan ke atas
Ku hela nafas panas
Aku duduk terdiam penat
Memandang hamparan kering
Hanya basah yang ku dapat
Mencari di sela kuning
Hanya kilau yang ku dapat
Sampai kapan berteman penat?
Jejakmu tak kunjung nampak
Sampai kapan aku merapat?
Menanti langkahmu mendekat
No comments:
Post a Comment